Kamis, 01 Juni 2017

Paduan Konsumsi Makanan Untuk Pengidap Rematik Asam Urat

Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu.

Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat tetap dapat menjalani pola makan sehat pada umunya yang kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak jenuh. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala.

Purin dan Rematik Asam Urat

Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh.

Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi.

Panduan Konsumsi Makanan

Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya.
Batasi konsumsi:

Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek.
Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung.
Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel.
Boga bahari seperti kepiting dan udang.
Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gulanya.
Makanan mengandung ragi seperti roti.
Minuman keras, terutama bir.
Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah.
Perbanyak konsumsi:

Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel.
Sayuran hijau, wortel, tomat.
Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat.
Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti oat dan kacang-kacangan.
Makanan mengandung biji-bijian utuh.
Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi.

Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.


0 komentar

Posting Komentar